Langsung ke konten utama

Inilah 3 Tempat di Bukit Tinggi yang Dilewati Kirab Obor Asian Games

Setelah singgah di Parapat, Sumatera Utara, kirab obor Asian Games melanjutkan perjalanannya menuju Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (2/7/2018). Rombongan melanjutkan perjalanan menuju kota Bukit Tinggi. Festival kesenian diadakan di Lapangan Olahraga Wirbaja untuk menyambut kirab obor Asian Games. Setelah itu, kirab obor akan berlari mengelilingi kota Bukittinggi dan melalui 18 titik pemberhentian estafet api obor, tiga diantaranya obyek wisata Bukittinggi. Beberapa obyek wisata ini adalah Lobang Jepang, Rumah Bung Hatta, dan berakhir di Simpang Istana Bung Hatta.

Gambar terkait

1. Lobang Jepang 

Sekitar 60 meter di bawah permukaan Kota Bukittinggi, terbentang terowongan yang dibangun Jepang dengan panjang enam kilometer. Lobang Jepang dibuka untuk umum sebagai obyek wisata, namun hanya 1,5 kilometer yang bisa dijelajahi oleh wisatawan. Bangunan di Bukittingi tak ada yang tinggi, kecuali Jam Gadang. Ini karena ditakutkan jika dibangun terlalu tinggi, fondasi akan bertemu dengan Lobang Jepang yang terbentang panjang dan ambruk. Lubang ini dibangun pada tahun 1944 selama kurang lebih tiga tahun. Pengerjaannya yang dirahasiakan pada malam hari membuat generasi 50-an tidak mengetahui adanya Lobang Jepang ini. Terdapat 21 lorong di sini yang dahulu memiliki berbagai fungsi, seperti barak tentara, ruang sidang, kamar komando, pintu penyergapan, pintu pelarian, sampai dapur pembantaian. Lobang Jepang terkenal dengan cerita mistis. Lubang Jepang telah mengalami peremajaan, dinding telah di lapis semen, bagian alas ditutup batu konblok, diberi pencahayaan lampu listrik, dan bagian alas lobang dikeruk agar para wisatawan asing yang tinggi bisa mudah mengunjungi lobang ini.

2. Rumah Bung Hatta 

Mohammad Hatta, Bapak Proklamator merupakan keturunan Minang. Bung Hatta panggilan akrabnya, meninggalkan banyak hal penting bagi Indonesia, terutama orang Minang. Rumah ini dibuat sejak tahun 1860, saat ini telah mengalami renovasi, namun denah rumah dan perabotan masih sama seperti dulu. Di rumah sederhana yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Nomor 37, Bukittinggi, Sumatera Barat, Bung Hatta dilahirkan. Rumah tersebut terbuat dari kayu, memiliki dua lantai, dengan bentuk sederhana. Rumah kelahiran Bung Hatta saat ini telah difungsikan sebagai museum yang dibuka untuk umum. Untuk mengunjungi Rumah Bung Hatta tak dipungut biaya, buka setiap hari dari pukul 08.00-18.00 WIB.

3. Simpang Istana Bung Hatta 

Istana Bung Hatta terletak di Jalan Istana, Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguk Panjang. Lokasi Istana ini sangat mudah karena berada tepat di depan kawasan Jam Gadang. Sebelum menjadi istana kepresidenan, saat Belanda berhasil menduduki kota Yogyakarta, istana ini sempat dialihfungsikan menjadi basis pemerintahan Indonesia. Saat itu Bukittinggi dijadikan sebagai kota pemerintahan darurat Republik Indonesia. Gedung ini dahulu bernama Gedung Tri Arga. Saat ini gedung ini digunakan sebagai obyek wisata sejarah dan tempat menjamu tamu negara yang berkunjung ke Bukittinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Packing Tanpa Ribet Untuk Liburan yang Menyenangkan

Akhir pekan tiba! Mungkin kamu sudah merencanakan liburan singkat bersama keluarga atau kerabat. Meskipun singkat, namun tak sedikit yang masih kesulitan meringkas barang bawaannya. Padahal, barang bawaan yang terlalu banyak saat liburan akan menjadi beban, apalagi jika kita bepergian menggunakan moda transportasi udara. Mantan editor fesyen dan founder The Style Traveller, Bonnie Rakhit berbagi tipsnya, apa yang perlu dan tidak perlu kita bawa saat bepergian serta bagaimana kita harus mengepak pakaian saat liburan.    1. Pak baju dengan hanger  "Baju yang kusut adalah hal terburuk. Jadi, aku sering mengepak baju-baju bersama dengan hangernya. Seperti apa yang dilakukan para stylist sebelum sesi foto," kaya Rakhit. Ia menyarankan agar baju hanya dilipat satu atau dua kali di bagian tengah. Ketika tiba di tempat menginap, gantunglah baju-baju yang kita bawa untuk meminimalisasi kusut. Sebagai tambahan, bagi kamu yang memiliki setrikaan berukuran kecil (travel ...

Manfaat Kopi Hijau Bagi Kesehatan Tubuh

Kamu pernah nyoba green coffee alias kopi hijau?. Namanya memang tak setenar kopi hitam, namun siapa sangka jika kopi jenis ini memiliki begitu banyak manfaat yang mungkin belum kamu tahu. Tidak banyak orang yang tahu dengan nama lain green coffee. Green coffee ataupun populer dengan nama kopi hijau ini berasal dari biji kopi yang belum dipanggang maupun kopi yang masih mentah. Biji kopi hijau memiliki tingkat asam klorogenat yang amatlah tinggi daripada dengan kopi biasa karena tak melewati proses pemanggangan. Green coffee ini tengah booming di kalangan masyarakat sebab berbagai manfaatnya yang ampuh dalam membantu menurunkan berat badan dengan signifikan serta aman ketimbang anda mengkonsumsi obat kimia. Menurut salah satu penelitian ilmiah, ekstrak dari biji kopi hijau telah membuktikan banyaknya manfaat bagi kesehatan tubuh. Agar anda tak merasa penasaranlagi, berikut kami sajikan Tips mengenai beberapa manfaat dari kopi hijau Asam klorogenat ada dalam kopi hijau amatlah ...

Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Anak Remaja

Pengaruh kawan sebaya terhadap anak, utamanya remaja, sangat besar. Steven Parker, ahli bahasa, psikolog sekaligus ilmuan kognitif asal Kanada bahkan mengatakan, "Pemikiran bahwa anak adalah sumber pasif yang mudah dibentuk oleh orangtua adalah omong besar. Kelompok teman sebaya anak atau remaja lah penentu yang jauh lebih besar dibanding aspirasi orang tua. Hal ini akan terkait dengan perkembangan dan prestasi mereka nantinya.” Hal itu mudah dipahami bila melihat pada usia remaja, persentase waktu anak bergaul dengan kawan sebayanya jauh lebih besar daripada berkumpul dengan orang tua. Saat berkumpul dengan kawan sebaya itulah, terjadi proses pertukaran pengaruh, seperti penampilan, sikap, dan bahkan perilaku. Banyak orangtua tidak terlalu mempermasalahkan anak remaja banyak bergaul bersama kawan sebayanya. Alasannya, itu hal yang normal, dan hak remaja. Masalah yang muncul kemudian, tidak jarang hubungan antara remaja dan orangtua menjadi kurang dekat bahkan sering mela...