Langsung ke konten utama

Kenali Penyebab Asam Urat dan Cara Penanganan Sederhananya di Rumah Berikut Ini!



Salah satu jenis penyakit kronis di Indonesia adalah asam urat yang sangat mengganggu jika terjadi kekambuhannya. Meski sering dating dan pergi namun penyakit ini sangat mengganggu karena dapat menghambat kegiatan sehari-hari. Rasa sakit terjadi di persendian sehingga penderitanya bisa terhambat untuk melakukan aktifitas. Bagian yang sering terasa sakit untuk gejala asam urat ini adalah jempol kaki, sendi kaki ataupun tangan. Tentunya hal tersebut akan sangat mengganggu jika tak ditangani secara langsung. Cara penanganan asam urat sendiri bisa dilakukan dengan berbagai cara dimana pencegahan merupakan cara yang terbaik. Selain pengobatan medis, untuk mengatasi serangan asam urat, Anda juga bisa melakukan cara-cara sederhana di rumah.


Untuk melakukan pencegahan agar tak terkena asam urat, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan terutama yang berkenaan dengan pola makan, diantaranya:

  1. Membatasi makanan yang mengandung zat purin tinggi.
Zat purin sebenarnya juga diproduksi secara alami di dalam tubuh, namun juga terkandung di berbagai jenis makanan. Makanan yang mengandung zat purin dalam jumlah tinggi diantaranya adalah jeroan, daging, ikan (teri, sarden, makarel, kembung, kerang), kari daging, bird an alcohol.

  1. Melihat riwayat keturunan.
Jika orang tua Anda memiliki riwayat terkena asam urat, sebaiknya Anda lebih berhati-hati lagi saat menjaga pola makan. Selalu perhatikan menu seimbang termasuk dalam memperhitungkan kandungan purin dalam satu porsi makanan.

  1. Memiliki riwayat kesehatan tertentu.
Pasien dengan kondisi penyakit ginjal memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit asam urat. Hal ini disebabkan karena ginjal mengalami hambatan untuk melakukan kerjanya yaitu menyaring racun dan zat yang tak berguna agar keluar dari dalam tubuh. Hambatan kinerja ginjal tersebut mengakibatkan Kristal purin menumpuk pada berbagai sendi dan menyebabkan serangan asam urat.

  1. Kurang asupan air minum.
Air minum yaitu air putih sangat penting untuk proses metabolism dan ekskresi dari dalam tubuh. Karenanya pastikan Anda mengkonsumsi air putih 8 gelas sehari untuk membantu ginjal melakukan fungsinya.

Lalu bagaimana jika sudah terkena penyakit asam urat? Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan. Umumnya obat yang diberikan ada 2 macam yaitu obat untuk mengatasi gejala yang timbul atau nyeri sendi dan obat untuk membantu mengatur kadar purin di dalam tubuh. Setelah mengkonsumsi obat dalam 1 - 2 hari gejala asam urat akan hilang namun bukan berarti kadar asam urat Anda sudah langsung turun. Diperlukan perubahan gaya hidup dan pola makan untuk mendapatkan kadar asam urat yang kembali normal.

Selain menggunakan obat medis, Anda juga bisa mengatasi gejala dan asam urat dengan melakukan cara-cara tradisional yang sederhana. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda coba untuk lakukan dari rumah:

  1. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan anti oksidan.
  2. Perbanyak konsumsi air lemon.
  3. Perbanyak konsumsi air mineral.
  4. Hindari makanan mengandung gula, purin dan lemak.
  5. Hindari stress.
  6. Rajin berolahraga.

Dengan mengetahui informasi lebih detail mengenai asam urat, diharapkan Anda bisa menghindarinya dengan melakukan pencegahan sedari dini. Namun bagi yang sudah memiliki asam urat dalam darah, juga diharapkan mengetahui cara-cara di luar pengobatan untuk meredakan rasa sakit akibat serangan Gout dan cara untuk mencegahnya datang kembali. Terapkan pola hidup sehat untuk menjaga kondisi kesehatan Anda setiap harinya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah 10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Berikut ini adalah daftar tempat wisata di Lembang yang wajib dikunjungi pada saat berada di Bandung saat menghabiskan waktu liburan akhir pekan atau libur panjang. Lembang merupakan tempat tujuan wisata di daerah Bandung yang cukup populer, khususnya para warga sekitar Bandung seperti Jakarta dan Purwasuka. Selain karena udaranya yang sejuk dan asri, tempat wisata di Lembang tergolong murah dan ekonomis. Pada saat liburan akhir pekan tiba, Lembang selalu dipenuhi kendaraan dari berbagai luar daerah Bandung. Karena selain menjadi tujuan utama, Lembang juga merupakan lokasi wisata transit bagi sebagian orang yang sedang melakukan perjalanan menuju ke Bandung dari arah Subang, atau sebaliknya. Lalu, apa saja tempat wisata Lembang, Bandung yang layak untuk dijadikan destinasi utama, berikut ini adalah daftarnya : 10. Sapu Lidi Tempat wisata Lembang yang pertama adalah Sapu Lidi. Hmm nama yang cukup aneh ya. Namun dibalik namanya yang aneh tempat wisata Lembang, Bandung ini me...

10 Destinasi Wisata Seru di Bogor

Akhir pekan memang selalu menjadi hal yang selalu dinantikan oleh semua orang, tidak hanya anak-anak bahkan orang dewasa pun sangat menantikannya. Akhir pekan memang selalu menjadi hari untuk melepas lelah atau pun melepas penat setelah berhari-hari melakukan pekerjaan atau belajar. Sering kali bagi beberapa orang memanfaatkan akhir pekan mereka dengan melakukan traveling atau berwisata bersama keluarga, ada juga yang hanya melewatkannya bersama pasangan. Tidak perlu mewah dan mahal untuk menjadikan akhir pekan anda menyenangkan, seperti berikut ini 10 tempat wisata di Bogor yang dapat dijadikan destinasi wisata seru anda bersama keluarga atau pasangan :   1. LITTLE VENICE PUNCAK Little Venice adalah sebuah danau buatan yang dibangun seperti kota Venesia di Italia. Bangunan-bangunan di area ini juga dibuat seperti bangunan-bangunan di Italia. Kamu nggak perlu jauh-jauh terbang ke Italia untuk bisa naik gondola dan menyusuri danau di tengah bangunan-bangunan yang cantik. Da...

Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Anak Remaja

Pengaruh kawan sebaya terhadap anak, utamanya remaja, sangat besar. Steven Parker, ahli bahasa, psikolog sekaligus ilmuan kognitif asal Kanada bahkan mengatakan, "Pemikiran bahwa anak adalah sumber pasif yang mudah dibentuk oleh orangtua adalah omong besar. Kelompok teman sebaya anak atau remaja lah penentu yang jauh lebih besar dibanding aspirasi orang tua. Hal ini akan terkait dengan perkembangan dan prestasi mereka nantinya.” Hal itu mudah dipahami bila melihat pada usia remaja, persentase waktu anak bergaul dengan kawan sebayanya jauh lebih besar daripada berkumpul dengan orang tua. Saat berkumpul dengan kawan sebaya itulah, terjadi proses pertukaran pengaruh, seperti penampilan, sikap, dan bahkan perilaku. Banyak orangtua tidak terlalu mempermasalahkan anak remaja banyak bergaul bersama kawan sebayanya. Alasannya, itu hal yang normal, dan hak remaja. Masalah yang muncul kemudian, tidak jarang hubungan antara remaja dan orangtua menjadi kurang dekat bahkan sering mela...