Langsung ke konten utama

Tips Perawatan Rambut untuk Lansia yang Perlu Anda Ketahui

Rambut merupakan mahkota manusia yang dapat mempercantik penampilan. Selayaknya mahkota, rambut bisa dibuat berbagai model dan warna sesuai dengan selera pemiliknya. Namun rambut juga memiliki batasan usia sehingga pada manula atau lansia kerap ditemui rambut yang menjadi kurang subur dibandingkan sebelumnya. Bahkan pada orang tertentu, kerontokan rambut bisa lebih dini terjadi yang menyebabkannya memiliki kebotakan di usia dini. Pada orang tua, rambut akan memutih seiring dengan penambahan usia dan saat menginjak usia lansia, rambut yang rontok menjadi semakin banyak sehingga volume rambut berkurang. Hal ini mengakibatkan ketakutan oleh banyak orang sehingga diciptakan produk kosmetik perawatan rambut untuk menghindari tanda penuaan dini di area mahkota kepala tersebut.

Perawatan untuk mencegah kerontokan dan kebotakan seharusnya dilakukan sebelum rambut menjadi tipis dan kepala menjadi botak. Namun bukan berarti saat hal tersebut sudah terjadi, melakukan perawatan adalah hal yang sia-sia. Tak ada kata terlambat untuk melakukan perawatan pada mahkota kita. Bagi para lansiapun, tetap ada perawatan yang perlu dilakukan agar rambut yang dimiliki tetap sehat serta mengurangi gejala penuaan yang lebih parah. Jika Anda memiliki orang tua lanjut usia atau bahkan memiliki gejala penuaan dini pada rambut Anda sendiri, berikut ini adalah beberapa tips perawatan untuk rambut yang bisa dilakukan:



  • Menggunakan sisir yang tidak terlalu rapat.
Ingin membuat rambut halus dan rapi tak harus dilakukan dengan sisir yang sangat rapat apalagi Anda memiliki masalah kerontokan rambut. Gunakan sisir yang lebih renggang namun tambahkan waktu Anda menyisir rambut hingga semua bagian rambut tersisir sempurna. Dengan begitu rambut akan tetap rapi dan halus tanpa banyak yang rontok.

  • Gunakan minyak rambut.
Untuk Anda atau manula yang memiliki rambut tipis, gunakan minyak rambut dengan kandungan ginseng, kemiri, atau bahan herbal lainnya yang bisa menstimulasi pertumbuhan rambut. Selain itu minyak rambut juga bisa menambah kelembaban rambut sehingga rambut tak mudah kering dan putus.

  • Makan buah dan sayur.
Gejala penuaan dini juga bisa disebabkan karena kurangnya asupan vitamin dan mineral pada tubuh. Untuk itu perbanyak konsumsi buah dan sayur serta minum air putih cukup setiap harinya.

  • Pewarnaan rambut.
Beberapa manula memiliki keinginan untuk mengecat rambutnya agar lebih terlihat muda. Gunakan cat rambut berkualitas yang selain dapat mengubah warna juga bisa menutrisi akar rambut dengan baik.


Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para lansia dan mereka yang memiliki masalah penuaan dini dengan gejala rambut rontok. Lakukan perawatan rambut secara konsisten dan teratur agar mendapatkan hasil yang diinginkan. Hindari faktor penyebab rontoknya rambut misalnya kurang tidur, stres, alkohol dan pengaruh sinar matahari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah 10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Berikut ini adalah daftar tempat wisata di Lembang yang wajib dikunjungi pada saat berada di Bandung saat menghabiskan waktu liburan akhir pekan atau libur panjang. Lembang merupakan tempat tujuan wisata di daerah Bandung yang cukup populer, khususnya para warga sekitar Bandung seperti Jakarta dan Purwasuka. Selain karena udaranya yang sejuk dan asri, tempat wisata di Lembang tergolong murah dan ekonomis. Pada saat liburan akhir pekan tiba, Lembang selalu dipenuhi kendaraan dari berbagai luar daerah Bandung. Karena selain menjadi tujuan utama, Lembang juga merupakan lokasi wisata transit bagi sebagian orang yang sedang melakukan perjalanan menuju ke Bandung dari arah Subang, atau sebaliknya. Lalu, apa saja tempat wisata Lembang, Bandung yang layak untuk dijadikan destinasi utama, berikut ini adalah daftarnya : 10. Sapu Lidi Tempat wisata Lembang yang pertama adalah Sapu Lidi. Hmm nama yang cukup aneh ya. Namun dibalik namanya yang aneh tempat wisata Lembang, Bandung ini me...

Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Anak Remaja

Pengaruh kawan sebaya terhadap anak, utamanya remaja, sangat besar. Steven Parker, ahli bahasa, psikolog sekaligus ilmuan kognitif asal Kanada bahkan mengatakan, "Pemikiran bahwa anak adalah sumber pasif yang mudah dibentuk oleh orangtua adalah omong besar. Kelompok teman sebaya anak atau remaja lah penentu yang jauh lebih besar dibanding aspirasi orang tua. Hal ini akan terkait dengan perkembangan dan prestasi mereka nantinya.” Hal itu mudah dipahami bila melihat pada usia remaja, persentase waktu anak bergaul dengan kawan sebayanya jauh lebih besar daripada berkumpul dengan orang tua. Saat berkumpul dengan kawan sebaya itulah, terjadi proses pertukaran pengaruh, seperti penampilan, sikap, dan bahkan perilaku. Banyak orangtua tidak terlalu mempermasalahkan anak remaja banyak bergaul bersama kawan sebayanya. Alasannya, itu hal yang normal, dan hak remaja. Masalah yang muncul kemudian, tidak jarang hubungan antara remaja dan orangtua menjadi kurang dekat bahkan sering mela...

Ini Dia Salah Satu Cara Ampuh Untuk Diet

Menurut riset, mengubah waktu makan bisa menjadi kunci untuk mengurangi lemak tubuh. Riset ini dilakukan selama 10 minggu oleh peneliti dari University of Surrey. Hasil riset membuktikan waktu makan ternyata berdampak signifikan terhadap tubuh kita. Dalam penelitian, peserta tidak diharuskan untuk mengatur jenis makanan dan bisa mengonsumsi makanan apapun yang mereka inginkan, namun hanya makan pada jam-jam tertentu. Peserta dalam riset ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang mengonsumsi makanan seperti biasa. Sementara kelompok kedua mengonsumsi sarapan 90 menit lebih lambat dan makan malam 90 menit lebih awal. Setiap peserta juga diminta mengisi buku harian diet sepanjang penelitian, memberikan sampel darah dan menyelesaikan kuesioner usai penelitian.    Hasilnya, mereka yang mengonsumsi makanan pada jeda waktu lebih kecil mengalami pengurangan lemak dua kali lebih besar daripada kelompok lainnya. Dari hasil pengisian kuesioner, terungkap...