Langsung ke konten utama

Red Dikabarkan Segera Luncurkan Smartphone Baru Dengan Nama Hydrogen One

Pertengahan tahun lalu, Red memamerkan desain smartphone besutannya yang bernama Hydrogen One. Ketika itu sang perangkat yang bersangkutan masih berupa dummy saja, bukan ponsel sungguhan yang telah benar-benar operasional. Namun agaknya calon peminat Red Hydrogen One hanya perlu besabar sedikit lebih lama. Smartphone tersebut belakangan sudah mendapat sertifikasi dari Wi-Fi Alliiance untuk standar kompatibilitas dengan perangkat lain, Red Hydrogen One muncul di sertifikat Wi-Fi Alliance dengan nomor model “H1A1000” dengan Red Technologies selaku sang empunya perangkat dan pemegang sertifikat.


Dalam sertfikat bertanggal 22 Juni 2018 itu disebutkan pula bahwa Red Hydrogen One akan menjalankan sistem operasi Android 8.1 Oreo. Kemunculan sertifikat Wi-Fi Alliance menimbulkan dugaan bahwa Red Hydrogen One bakal segera meluncur di pasaran. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa ia akan resmi hadir pada Agustus mendatang, tapi tanggal pastinya belum diketahui. Hydrogen One bakal menjadi smartphone pertama dari Red yang sebelumnya sudah beken sebagai pabrikan kamera sinema lewat seri produk seperti Dragon, Epic, dan Monstro 8K. 

Layaknya lini kamera Red yang dibanderol tinggi, ponsel Hydrogen One besutannya pun akan memiliki harga mahal. Versi berbodi aluminium bakal dijual seharga 1.195 dollar AS (Rp 17 juta), sementara varian dengan bodi titanium dihargai 1.595 dollar AS (Rp 22,6 juta). Fitur unggulan Red Hydrogen One kabarnya antara lain berupa layar “ hologram” berukuran 5,7 inci, dukungan teknologi Augmented Reality, Virtual Reality, dan Mixed Reality, dan empat buah kamera yang mampu menangkap gambar dalam format 4-View.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Anak Remaja

Pengaruh kawan sebaya terhadap anak, utamanya remaja, sangat besar. Steven Parker, ahli bahasa, psikolog sekaligus ilmuan kognitif asal Kanada bahkan mengatakan, "Pemikiran bahwa anak adalah sumber pasif yang mudah dibentuk oleh orangtua adalah omong besar. Kelompok teman sebaya anak atau remaja lah penentu yang jauh lebih besar dibanding aspirasi orang tua. Hal ini akan terkait dengan perkembangan dan prestasi mereka nantinya.” Hal itu mudah dipahami bila melihat pada usia remaja, persentase waktu anak bergaul dengan kawan sebayanya jauh lebih besar daripada berkumpul dengan orang tua. Saat berkumpul dengan kawan sebaya itulah, terjadi proses pertukaran pengaruh, seperti penampilan, sikap, dan bahkan perilaku. Banyak orangtua tidak terlalu mempermasalahkan anak remaja banyak bergaul bersama kawan sebayanya. Alasannya, itu hal yang normal, dan hak remaja. Masalah yang muncul kemudian, tidak jarang hubungan antara remaja dan orangtua menjadi kurang dekat bahkan sering mela...

10 Destinasi Wisata Seru di Bogor

Akhir pekan memang selalu menjadi hal yang selalu dinantikan oleh semua orang, tidak hanya anak-anak bahkan orang dewasa pun sangat menantikannya. Akhir pekan memang selalu menjadi hari untuk melepas lelah atau pun melepas penat setelah berhari-hari melakukan pekerjaan atau belajar. Sering kali bagi beberapa orang memanfaatkan akhir pekan mereka dengan melakukan traveling atau berwisata bersama keluarga, ada juga yang hanya melewatkannya bersama pasangan. Tidak perlu mewah dan mahal untuk menjadikan akhir pekan anda menyenangkan, seperti berikut ini 10 tempat wisata di Bogor yang dapat dijadikan destinasi wisata seru anda bersama keluarga atau pasangan :   1. LITTLE VENICE PUNCAK Little Venice adalah sebuah danau buatan yang dibangun seperti kota Venesia di Italia. Bangunan-bangunan di area ini juga dibuat seperti bangunan-bangunan di Italia. Kamu nggak perlu jauh-jauh terbang ke Italia untuk bisa naik gondola dan menyusuri danau di tengah bangunan-bangunan yang cantik. Da...

Memiliki Perasaan lebih Muda Membuat Kinerja Otak Lebih Baik

Menurut riset, merasa lebih mudah dari usia sebenarnya merupakan pertanda kesehatan otak. Tak main-main, kesimpulan ini didapat dalam riset yang dilakukan dengan pemindaian otak. Periset menemukan, orang yang menganggap diri mereka lebih muda memiliki banyak materi abu-abu pada daerah kritis otak. Inilah yang menandakan kesehatan otak. Materi abu-abu memiliki banyak fungsi di otak, termasuk membersihkan otak dari kelebihan bahan kimia dan mengangkut glukosa. Riset ini juga menemukan mereka yang merasa lebih muda, memiliki kinerja lebih baik pada tes memori. Bahkan, mereka juga tak mudah mengalami depresi. Riset menggunakan 68 orang berusia 59-84 tahun sebagai subjek penelitian. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, peneliti menganalisis apa yang dirasakan oleh orang-orang mengenai usia mereka yang sebenarnya. Peneliti juga membandingkan respon mereka terhadap pemindaian otak. Menurut Profesor Jeanyung Chey, selaku pemimpin riset, mereka yang merasa lebih muda memiliki karakterist...