Langsung ke konten utama

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Penggunaan Vitamin C dan Produk Perawatan Kulit

Saat ini sudah banyak bentuk pada produk kecantikan untuk perawatan kulit yang dibuat sesuai dengan kebutuhan. Namun, di dalam produk kecantikan tersebut banyak mengandung berbagai macam bahan aktif. Meskipun demikian penggunaan produk kecantikan seringkali tidak tepat pada saat penggunaannya. Mungkin membingungkan ketika memiliki beberapa jenis produk perawatan kulit pada saat apa saja digunakan, apakah boleh di campur atau tidak. Zat aktif yang direkomendasikan oleh para ahli dermatologi antara lain alpha hydroxy acids (seperti glycolic acid), beta hydroxy acids (misalnya asam salisilat), retinol, dan vitamin C.
 
 
Walau begitu, ternyata beberapa zat aktif tersebut yang tidak cocok jika dipakai bersamaan. Berikut adalah apa yang boleh dan tidak boleh dikombinasikan untuk perawatan rutin harian: 
 
Jangan kombinasikan: Vitamin C dan Retinol 
 
Produk vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang akan melawan kerusakan kulit akibat sinara matahari dan polutan lain. Vitamin C juga bekerja mencerahkan titik hitam dan membangun kolagen untuk mengurangi garis kerutan. "Retinol dan retinoids adalah vitamin A yang bisa mencerahkan titik cokelat dan memperbaiki kerutan. Produk ini bisa membuat kulit lebih sensitif pada sinar matahari," kata Dr.Y.Claire Chang, ahli dermatologi.

Vitamin C dan retinol bekerja optimal dalam lingkungan keasaman (pH) yang berbeda, dan seharusnya tidak dikombinasikan. "Vitamin C diformulasikan pada kadar pH rendah, kurang dari 3,5, sementara retinol bekerja dalam kondisi terbaik pada pH 5,5 - 6," katanya. Gunakan serum vitamin C di pagi hari dan retinol di malam hari agar kerja keduanya bisa optimal.

Kombinasikan: Vitamin C dan Tabir surya 
 
"Vitamin C dan tabir surya akan bekerja sangat baik bersama. Saya rekomendasikan pakai vitamin C di pagi hari sebelum pakai sunscreen," kata Dr.Melda Issac, ahli dermatologi. Hal senada disampaikan Dr.Samer Jaber. Menurutnya, serum vitamin C sebaiknya dipakai saat pagi dan retinol di malam hari.

Jangan Kombinasikan: Alpha atau Beta Hydroxy Acids dan Retinol 
 
Dalam produk skincare, aplha hydroxy acids (AHA) termasuk glycolic, lactic, dan citric acid. Sedangkan beta hydroxy acid (BHA) merujuk pada asam salisilat. Jenis asam tersebut bisa kita temukan pada semua produk untuk mengatasi komedo atau eksfoliasi. Sementara itu retinol dipakai untuk mengobati jerawat dan memperbaiki garis keriput. Ketika kedua zat aktif ini dipakai bersama, bisa menyebabkan kulit menjadi kering, kemerahan, dan iritasi. Oleh karena itu, pakailah dalam waktu berbeda. "Jika kamu ingin pakai asam, entah itu lactic atau glycolic atau jenis asam eksfoliasi lainnya, sebaiknya pakai pada pagi hari dan krim retinol di malam hari," kata Jaber.

Jangan Kombinasikan: Benzoyl Peroxide dan Retinol 
 
Saat retinol dipakai bersama dengan benzoyl peroxide, efek keduanya bisa terhambat. Kedua zat aktif ini memang tidak saling mendukung. "Pakai retinol di malam hari dan asam beta atau alpha hydroxy di pagi hari," kata Isaac. Retinol sebaiknya tidak dipakai bersama dengan produk yang berpotensi mengiritasi kulit, seperti yang mengandung asam. Hindari juga retinol jika kamu baru melakukan peeling atau tindakan laser.

Jangan Kombinasikan: Benzoyl Peroxide dan Vitamin C 
 
Benzoyl peroxide biasanya ada dalam produk antijerawat dan membantu membunuh bakteri pada kulit. Menurut Chang, benzoyl peroxide jangan dipakai bersama dengan serum vitamin C karena bisa mengoksidasi vitaminnya. Jika kamu memiliki jenis kulit berminyak, kombinasi produk benzoyl peroxide seperti toner, dan vitamin C, bisa bekerja dengan baik. Tapi, beri jeda sebelum pemakaian keduanya.

Berhati-hati: AHA dan BHA dengan Vitamin C 
 
"Vitamin C dan produk hydroxy acid sebenarnya bisa saja dipakai bersamaan karena keduanya bekerja di lingkungan yang asam," kata Chang. Walau begitu, pada kulit yang kering, pemakaian zat aktif ini bersama-sama bisa menyebabkan iritasi. Untuk kulit berminyak lebih aman, tetapi tetap beri jeda beberapa menit sebelum memakai produk berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Packing Tanpa Ribet Untuk Liburan yang Menyenangkan

Akhir pekan tiba! Mungkin kamu sudah merencanakan liburan singkat bersama keluarga atau kerabat. Meskipun singkat, namun tak sedikit yang masih kesulitan meringkas barang bawaannya. Padahal, barang bawaan yang terlalu banyak saat liburan akan menjadi beban, apalagi jika kita bepergian menggunakan moda transportasi udara. Mantan editor fesyen dan founder The Style Traveller, Bonnie Rakhit berbagi tipsnya, apa yang perlu dan tidak perlu kita bawa saat bepergian serta bagaimana kita harus mengepak pakaian saat liburan.    1. Pak baju dengan hanger  "Baju yang kusut adalah hal terburuk. Jadi, aku sering mengepak baju-baju bersama dengan hangernya. Seperti apa yang dilakukan para stylist sebelum sesi foto," kaya Rakhit. Ia menyarankan agar baju hanya dilipat satu atau dua kali di bagian tengah. Ketika tiba di tempat menginap, gantunglah baju-baju yang kita bawa untuk meminimalisasi kusut. Sebagai tambahan, bagi kamu yang memiliki setrikaan berukuran kecil (travel ...

Manfaat Kopi Hijau Bagi Kesehatan Tubuh

Kamu pernah nyoba green coffee alias kopi hijau?. Namanya memang tak setenar kopi hitam, namun siapa sangka jika kopi jenis ini memiliki begitu banyak manfaat yang mungkin belum kamu tahu. Tidak banyak orang yang tahu dengan nama lain green coffee. Green coffee ataupun populer dengan nama kopi hijau ini berasal dari biji kopi yang belum dipanggang maupun kopi yang masih mentah. Biji kopi hijau memiliki tingkat asam klorogenat yang amatlah tinggi daripada dengan kopi biasa karena tak melewati proses pemanggangan. Green coffee ini tengah booming di kalangan masyarakat sebab berbagai manfaatnya yang ampuh dalam membantu menurunkan berat badan dengan signifikan serta aman ketimbang anda mengkonsumsi obat kimia. Menurut salah satu penelitian ilmiah, ekstrak dari biji kopi hijau telah membuktikan banyaknya manfaat bagi kesehatan tubuh. Agar anda tak merasa penasaranlagi, berikut kami sajikan Tips mengenai beberapa manfaat dari kopi hijau Asam klorogenat ada dalam kopi hijau amatlah ...

Tips Meningkatkan Komunikasi dengan Anak Remaja

Pengaruh kawan sebaya terhadap anak, utamanya remaja, sangat besar. Steven Parker, ahli bahasa, psikolog sekaligus ilmuan kognitif asal Kanada bahkan mengatakan, "Pemikiran bahwa anak adalah sumber pasif yang mudah dibentuk oleh orangtua adalah omong besar. Kelompok teman sebaya anak atau remaja lah penentu yang jauh lebih besar dibanding aspirasi orang tua. Hal ini akan terkait dengan perkembangan dan prestasi mereka nantinya.” Hal itu mudah dipahami bila melihat pada usia remaja, persentase waktu anak bergaul dengan kawan sebayanya jauh lebih besar daripada berkumpul dengan orang tua. Saat berkumpul dengan kawan sebaya itulah, terjadi proses pertukaran pengaruh, seperti penampilan, sikap, dan bahkan perilaku. Banyak orangtua tidak terlalu mempermasalahkan anak remaja banyak bergaul bersama kawan sebayanya. Alasannya, itu hal yang normal, dan hak remaja. Masalah yang muncul kemudian, tidak jarang hubungan antara remaja dan orangtua menjadi kurang dekat bahkan sering mela...